Selasa, 26 Januari 2016

Tanduk tua Rusa Bawean -SOLD-






"Sejak pertama kali rusa Bawean ditemukan oleh para peneliti, tidak pernah dilaporkan secara rinci keadaan populasi di habitat aslinya. Catatan tertua yang membahas secara selintas tentang keadaan populasi rusa Bawean ini adalah dari hasil publikasi tahun 1953. Dilaporakan bahwa ke tika tahun 1928 dilakukan exspedisi penelitian tentang rusa ini dihabitat aslinya, para peneliti tidak dapat menemukan sekor rusapun di lapangan, terkecuali beberapa ranggah yang telah luluh yang dibawa oleh masyarakat setempat. Hal ini setidaknya menggambarkan keadaan populasi rusa yang memang mungkin rendah, disamping kemungkinan karena perilakunya yang lebih menyukai daerah bersemak dan bersembunyi. Namun hal ini (komunikasi peribadi) menyatakan bahwa semasa jaman kakeknya (era 1040an) dan dirinya (era 1960an) para pemburu lokal dalam setiap aksifitas perburuannya selalau berhasil untuk mendapatkan seekor rusa untuk setiap pemburu. Dalam suatu kelompok pemburu adalah antara satu hingga tiga ....." ( dikutip dari dan baca juga : Rusa Bawean)



Lebih Kecil ukuran Tengkorak Kepalanya  serta Lebih Ramping bentuknya, Rusa Bawean relatif lebih jarang dari  Rusa biasa. Dari kondisi Physic tanduk diatas yang menguning kecoklatan menandakan Tanduk ini dijadikan pajangan sudah relative lama .Tanduk Rusa dewasa berumur paling tidak Dua Setengah Tahun dilihat dari cabang tanduknya ( Ada Tonjolan pada pangkal Tanduk sebelah kanan ). Masih tampak sisa kulit pada pangkal tanduknya tetapi sudah mengeras membatu.  Tinggi tanduknya  hanya 29-cm saja, sedang tinggi berikut dasar tulang kepalanya sekitar 36-cm. Lebih Jarang .. menarik untuk di koleksi.

SOLD
belum Ongkir